cahya islam

Allah swt pun Sangat Heran

Posted on: 8 Mei 2009

Allah swt adalah zat yang Maha Sempurna. Dia Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang jelas, samar, maupun tersembunyi. Allah swt Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersurat maupun yang tersirat, yang di dalam hati, di dalam kepala, maupun yang terucap melalui lisan. Tidak ada sesuatu pun yang dapat sembunyi maupun tersembunyi dari pengawasan Allah swt, segalanya terlihat dan terdengar dengan jelas. Tapi pernahkah kita berpikir atau bertanya, pernahkah Allah swt yang Maha Sempurna itu merasa heran kepada sesuatu atau seseorang?

Secara logika, harusnya tidak ada yang perlu diherankan oleh Allah swt. Karena DIA telah mengetahui segala sesuatu yang telah terjadi, akan terjadi, dan tidak akan terjadi. Namun, kenyataannya tidaklah demikian. Allah swt pun ternyata telah mengakui bahwa DIA memiliki rasa heran terhadap keturunan Adam dalam beberapa hal. Hal ini sebagaimana firman Allah swt dalam sebuah hadits Qudsi yang artinya:

  1. Wahai manusia, Aku sangat heran kepada seseorang yang mempercayai pastinya kematian, tetapi mengapa ia masih selalu bersenang-senang saja (tidak mempersiapkannya).
  2. Aku sangat heran terhadap seseorang yang mempercayai adanya perhitungan (pemeriksaan) seluruh amal perbuatannya (waktu di dunia), tetapi mengapa ia masih gigih mengumpulkan harta (dengan jalan yang bathil).
  3. Aku sangat heran terhadap seseorang yang akan bertempat di dalam kubur, tetapi mengapa ia masih tertawa-tawa saja (tidak mempersiapkannya).
  4. Aku sangat heran terhadap seseorang yang mempercayai adanya hari akhirat, tetapi mengapa ia masih bersantai-santai saja di dunia ini (tidak beramal sholeh).
  5. Aku sangat heran terhadap seseorang yang mempercayai bahwa dunia ini akan fana, tetapi mengapa ia masih dalam keadaan tenang-tenang saja (tidak segera beramal sholeh).
  6. Aku sangat heran terhadap seseorang yang pandai berbicara saja tetapi ia lengah (mensucikan hatinya).
  7. Aku sangat heran terhadap seseorang yang bisa membersihkan sesuatu dengan air, tetapi mengapa ia tidak membersihkan hatinya.
  8. Aku sangat heran terhadap seseorang yang pandai mengoreksi kesalahan orang lain, tetapi mengapa ia tidak mampu untuk mengoreksi dirinya sendiri.
  9. Aku sangat heran terhadap seseorang yang mengetahui bahwa Allah swt (setiap saat senantiasa) mengawasinya, tetapi mengapa ia masih saja suka berbuat jahat.
  10. Aku sangat heran terhadap seseorang yang mengetahui bahwa ia apabila mati hanya sendirian, masuk ke dalam kubur juga sendirian, mempertanggung jawabkan amal perbuatannya juga sendirian, tetapi mengapa ia masih saja bersenang-senang dengan manusia (tidak mempersiapkannya). Tiada Tuhan Yang sebenarnya selain Aku (Allah swt) dan Nabi Muhammad saw adalah utusan-Ku.

Demikianlah Rasulullah saw menyampaikan Firman Allah swt melalui sebuah hadits Qudsi. Begitu banyak kesalahan dan dosa yang telah kita lakukan, baik yang sengaja maupun tidak sengaja kita lakukan, baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Begitu banyak keburukan-keburukan yang telah dibungkus dengan indah dan rapih oleh syaithan laknatullah, sehingga kita tidak menyadarinya. Segalanya jadi tampak putih, segalanya jadi tampak bersih. Syaithan telah benar-benar mempermainkan kita, menipu kita, membutakan mata dan menutup telinga kita. Tanpa terasa, ternyata kita sudah berada di tengah-tengah lumpur dosa yang hitam legam.

Semoga hadits Qudsi tersebut dapat menjadi bahan renungan bagi kita semua, sehingga kita dapat menyadari kekhilafan dan kealpaan kita dalam menjalani kehidupan ini, sehingga kita dapat memperbaiki diri dan menjadi manusia-manusia yang lebih baik. Amin.

5 Tanggapan to "Allah swt pun Sangat Heran"

SEMOGA ALLAH SEANTIASA MELINDUNGI KITA

Amiin. Terimakasih sudah berkunjung.

Begitulah manusia. Allah sudah membuat urusan dunia ini berat tetapi manusia malah membuatnya seolah-olah ringan, sebaliknya urusan akhirat yang dibuat ringan oleh Allah malah dibuat terasa berat oleh manusia. Sholat subuh yang hanya 2 rakaat bagi sementara orang terasa berat, tetapi nonton sepakbola berjam-jam kok tenang-tenang saja.

Semoga Allah memberikan petunjuk dan hidayat-Nya kepada kita.Amin

Abdul Cholik
http://mascholik.wordpress.com

Terima kasih. Maaf, kalau boleh tau, haditsnya tercatat di kitab apa dan siapa penulisnya? syukron.

ijin copy paste

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Status YM Saya

Kategori

Renungan di Twitter

  • Sesungguhnya menyambung tali silaturahmi itu adalah kunci kelapangan rizki dan dipanjangkannya umur (HR. Bukhari, shahih) 7 years ago
  • .....dan tiada taufiq bagiku melainkan dari Allah swt.... 7 years ago
  • "Sampaikanlah walau satu ayat" 7 years ago
  • Brngsiapa mncintai krn Allah,membnci krn Allah,memberi krn Allah,& mnahan pmberian krn Allah, sngguh ía tlh rnnympurnakn imanya(HR.Abu Daud) 7 years ago
  • “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi keluhuran akhlaknya.” (HR. Abu Daud dan AT-Tirmizi) 7 years ago

Arsip

Mei 2009
J S M S S R K
« Apr   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Statistik Blog

  • 1,873,845 hits

Laman

%d blogger menyukai ini: