cahya islam

Sholat dan Kekuatan Akhlak

Posted on: 19 Juni 2009

sholatAllah swt telah mewajibkan umat Islam sholat fardhu lima kali sehari. Di dalam sholat pula kita sebagai muslim senantiasa mengingat-Nya. Apabila kita senantiasa ingat kepada Allah swt, berarti kita senantiasa dekat kepada Allah swt yang juga senantiasa memberikan keselamatan dan rahmat-Nya kepada hamba-Nya yang bertakwa. Itulah kekuatan sholat yang juga sebagai penanda kualitas keislaman dan kecintaan kita kepada Allah swt. Sholat juga sebagai tanda kepatuhan kita kepada syariat Islam, dan jika kita meninggalkannya sama dengan menjerumuskan diri sebagai manusia yang merugi.

Tegaknya sholat berarti pula tegaknya agama. Sebaliknya, sholat yang terabaikan berarti meruntuhkan agama. Sungguh betapa besar pengaruh sholat terhadap kualitas keislaman kita. Maka, sholat merupakan penanda kekuatan agama, akhlak, kunci syurga dan amal yang paling mulia. Untuk itulah seorang muslim diwajibkan menegakkan amalan sholat sejak berusia tujuh tahun. Apabila telah berumur sepuluh tahun belum menegakkan sholat, maka menjadi kewajiban ibu dan bapaknya menyuruhnya sholat. Dan jika belum mengerjakannya juga, maka diharuskan memukul hingga ia mengerjakan sholat. Sebagaimana firman Allah swt: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaha : 132).

Bagi seorang mukmin, sholat adalah benteng diri atas maksiat dan kemunkaran. Artinya, seorang muslim yang istiqomah dalam sholatnya akan menjadikannya insan berakhlak mulia, menjalani hidup dipenuhi dengan amal sholeh, bersifat amanah, dan berjiwa tawadhu’. Sebaliknya, seseorang yang meninggalkan sholat cenderung menjadi rusak akhlaknya, bergelimang dengan maksiat, memiliki sifat keji hingga dapat mengancam keselamatan dirinya dan masyarakat. Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang menjaga sholat, niscaya sholat itu menjadi cahaya, pembela, dan penyelamatnya di hari kiamat. Manakala mereka yang tidak menjaganya tidak akan mendapat cahaya, pembela, dan penyelamat. Bahkan mereka akan diletakkan bersama-sama dengan Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf.” (HR. Ahmad).  Qarun dan Ubay bin Khalaf adalah seorang meninggalkan sholat karena lebih cinta harta dan lupa akhirat, sedangkan Fir’aun dan Haman adalah seorang yang cinta akan pangkat dan jabatan.

Dosa besar bukan saja dikarenakan berzina, mencuri, meminum khmar, dan durhaka pada ibu bapak, tapi termasuk juga meninggalkan sholat yang amat dimurkai oleh Allah swt. Begitupun dengan dahsyatnya azab bagi orang yang meninggalkan sholat. Friman Allah swt yang artinya: “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? ” Mereka menjawab:” Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat.” (QS. Al-Muddatstsir  : 42-43)

Demikianlah semoga kita senantiasa dirahmati Allah swt dan beristiqomah dalam menjaga sholat kita. Wallahu a’lam.

6 Tanggapan to "Sholat dan Kekuatan Akhlak"

Banyak orang yang shalat tapi akhlaknya buruk karena mereka lalai dalam shalatnya atau hanya shalat menampakkan pada umum saja. Korupsi merajalela, legalnya kemiskinan, maksiat di mana-mana, dan lain-lain. Mereka lebih cinta dunia ketimbang cinta kepada Allah SWT.🙂

numpang mengcopy🙂

ikut copy paste yaa terimakasih

Kalau aq masih bolong” solatnya ;p

Subhanalloh, semoga kita tetap diistiqomahkan terutama dalam menjaga sholat kita. amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Status YM Saya

Kategori

Renungan di Twitter

  • Sesungguhnya menyambung tali silaturahmi itu adalah kunci kelapangan rizki dan dipanjangkannya umur (HR. Bukhari, shahih) 7 years ago
  • .....dan tiada taufiq bagiku melainkan dari Allah swt.... 7 years ago
  • "Sampaikanlah walau satu ayat" 7 years ago
  • Brngsiapa mncintai krn Allah,membnci krn Allah,memberi krn Allah,& mnahan pmberian krn Allah, sngguh ía tlh rnnympurnakn imanya(HR.Abu Daud) 7 years ago
  • “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi keluhuran akhlaknya.” (HR. Abu Daud dan AT-Tirmizi) 7 years ago

Arsip

Juni 2009
J S M S S R K
« Mei   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Statistik Blog

  • 1,873,845 hits

Laman

%d blogger menyukai ini: