cahya islam

Kisah Nabi Adam dan Iblis Bertanya Kepada Allah

Posted on: 7 Juni 2009

Dalam sebuah kitab, dikisahkan bahwa Nabi Adam as bertanya kepada Allah swt, “Ya Allah, Engkau benar-benar telah menguasakannya atas aku, oleh itu tidak mungkin aku dapat menolaknya melainkan dengan pertolongan Engkau.”

Lalu Allah swt berfirman, “Tidak akan dilahirkan seorang anak bagimu, melainkan aku serahkan anak itu kepada malaikat yang selalu menjaganya.”

Kemudian Nabi Adam as pun berkata lagi, “Ya Allah, tambahkanlah lagi untukku.”

Maka Allah swt kembali berfirman, “Setiap kebaikan akan dapat sepuluh kali ganda.”

Nabi Adam as berkata lagi, “Ya Allah tambahkanlah lagi untukku.”

Allah swt berfirman, “Tidak akan aku cabut taubat dari mereka(manusia) selagi nyawa-nyawa mereka masih dalam tubuh mereka.”

Nabi Adam as berkata lagi, “Ya Allah tambahkanlah lagi untukku.”

Lalu Allah swt berfirman lagi yang bermaksud, “Aku akan mengampuni mereka dan aku tak peduli.”

Nabi Adam as berkata lagi, “Sekarang cukuplah untukku.”

Kemudian iblis juga bertanya kepada Allah swt, “Ya Tuhanku, Engkau jadikan di kalangan anak cucu Adam beberapa utusan dan Engkau turunkan kepada mereka beberapa kitab. Oleh itu, siapakah yang akan menjadi utusan-utusanku?”

Allah menjawab dengan firman-Nya, “Utusanmu itu ialah tukang-tukang nujum.”

Iblis bertanya lagi, “Dan apa pula yang menjadi kitabku?”

Allah swt kembali berfirman, “Kitabmu ialah tahi lalat buatan.”

Bertanya Iblis lagi, “Ya Tuhanku, apakah yang menjadi hadisku?”

Firman Allah swt, “Hadismu ialah semua kata-kata dusta dan palsu.”

Iblis bertanya lagi, “Ya Tuhanku, apakah quranku?”

“Quranmu ialah nyanyian.” Jawab Allah swt

Iblis bertanya lagi, “Siapakah yang menjadi muazzinku?”

“Muazzinmu ialah seruling.” Jawab Allah swt

Iblis bertanya lagi, “Dan apakah yang menjadi masjidku?”

“Masjidmu ialah pasar.” Firman allah swt

Bertanya lagi Iblis, “Ya Tuhanku, apakah yang menjadi rumahku?”

Allah swt kembali berfirman, “Rumahmu ialah bilik air tempat permandian.”

Iblis bertanya lagi, “Ya Tuhanku, apakah yang menjadi makananku?”

Firman Allah swt, “Makananmu ialah makanan yang tidak disebut nama asmaku.”

Iblis bertanya lagi, “Apakah yang menjadi minumanku?”

Allah swt berfirman, “Minumanmu ialah sesuatu yang memabukkan.”

Dan Iblis bertanya untuk terakhir kalinya kepada Allah swt., “Ya Tuhanku, apakah yang akan menjadi perangkapku?”

Kemudian Allah berfirman lagi, “Perangkapmu ialah perempuan.”

Hikmah yang bisa kita ambil dari kisah ini yaitu hendaklah kita berusaha menjauhkan diri dari perangkap-perangkap iblis. Iblis senantiasa menggoda manusia dengan perangkap-perangkapnya itu. Agar tidak terjebak dalam perangkap iblis, marilah kita lebih mendekatkan diri kepada Allah swt.

About these ads

11 Tanggapan to "Kisah Nabi Adam dan Iblis Bertanya Kepada Allah"

Download Software AL-QUR’AN Pro Ver. 3.0
Al-Qur’an lengkap 30 juz ( 114 Surat + teks & terjemahan (Arab/English/Indonesia))
Tafsir Quran Lengkap, Penunjuk waktu sholat, 21 bahasa terjemahan Al-Quran, Al-Qur’an Audio with Voice of Shaikh Sudaish (Imam Mecca).
Download Gratis Sekarang . Link Download http://www.ziddu.com/download/3082887/Al-QuranProVer.3.0.exe.html

Insya Allah, semoga kita semua terhindar dari godaan iblis ya??

ya Allah lindungilah hambamu ini atas godaan Syetan dan Iblis .dan kita semua dijauhkan dari iblis terlaknat

amiin ya robbal ‘alamiin.

Semoga kita termasuk orang” yang beriman dan senantiasa mematu perintah ALLAH dan menjauhi segala larangannya.
Amin……

Amiin

Kisah tersebut bersumber dari kitab apa ? dimana bisa memahami lebih lanjut…?

maha benar Alloh SWT dengan segala firman-NYA

ya ALLAH smoga hambamu ini sllu dalam perlindungan’mu di jalan lurus yang Engkau rindhoi…amin ya robbal alamin

سُبْحَانَ اللَّهِ semoga bermanfaat bagi umat Islam smua. Dan mohon ijin untuk mengcopy.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

سُبْحَانَ اللَّهِ semoga bermanfaat terutama bagi umat Islam smua jangan sampai salah jalan dalam mengarungi hidup yang fana dan penuh kenistaan ini . Dan mohon ijin untuk mengcopy.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Status YM Saya

Kategori

Renungan di Twitter

  • Sesungguhnya menyambung tali silaturahmi itu adalah kunci kelapangan rizki dan dipanjangkannya umur (HR. Bukhari, shahih) 4 years ago
  • .....dan tiada taufiq bagiku melainkan dari Allah swt.... 4 years ago
  • "Sampaikanlah walau satu ayat" 4 years ago
  • Brngsiapa mncintai krn Allah,membnci krn Allah,memberi krn Allah,& mnahan pmberian krn Allah, sngguh ía tlh rnnympurnakn imanya(HR.Abu Daud) 4 years ago
  • “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi keluhuran akhlaknya.” (HR. Abu Daud dan AT-Tirmizi) 4 years ago

Arsip

Juni 2009
J S M S S R K
« Mei   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Statistik Blog

  • 885,738 hits

Halaman

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: